UA-66577810-1

Wednesday, August 26, 2015

Sehat menurut pandangan Islam


Pada kesempatan kali ini admin akan mengulas artikel mengenai sehat menurut pandangan Islam. Kesehatan dalam ajaran Islam selalu menekankan agar setiap orang memakan makanan yang baik dan halal sebagaimana Firman Allah yang artinya : “wahai sekalian manusia, makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi. Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari apa yang baik-baik yang Kami rezekikan kepadamu.” 


Sehat menurut pandangan Islam


Pengertian Kesehatan


Sehat merupakan sebuah keadaan yang tidak hanya terbebas dari penyakit akan tetapi meliputi seluruh 
aspek kebutuhan manusia yang meliputi aspek fisik, emosi, sosial, dan spiritual.

Sehat menurut pandangan World Health Organization adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

Dalam pengertian yang paling luas, sehat merupakan suatu keadaan yang dinamis di mana individu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan internal (psikologis, intelektual, spiritual dan penyakit) dan eksternal (lingkungan fisik, sosial, dan ekonomi) dalam mempertahankan kesehatannya.

Dalam UU No.23,1992. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Dalam pengertian ini, maka kesehatan harus di lihat sebagai satu kesatuan yang utuh terdiri dari unsur-unsur fisik, mental dan sosial dan di dalamnya kesehatan jiwa merupakan bagian integral kesehatan.

Tokoh Muslim Dalam Ilmu Kesehatan


Beberapa tokoh muslim dalam ilmu kesehatan sebagai berikut : Nata, Abudin. 2004. Perspektif Islam Tentang Pendidikan Kedokteran Paradigma Sehat.

Hunain Ibnu Ishaq


Dia dilahirkan pada tahun 809 M dan meninggal pada tahun 874 M. Dia ialah spesialis mata. Hasil karyanya ialah buku-buku yang membicarakan berbagai penyakit. Dia banyak menerjemahkan buku-buku kedokteran yang berbahasa Yunani ke dalam bahasa Arab.

Abu Bakar Muhammad ibnu Zakaria Ar Razi


Dia dilahirkan pada tahun 866 M dan meninggal pada tahun 909 M. Buku karangannya tentang kedokteran dijadikan buku pegangan di Fakultas Kedokteran. Bukunya di beri nama Al Hawi (menyeluruh). Ia yang menemukan penyakit cacar, dan membaginya menjadi cacar air (variola) dan cacar merah (rovgella), menemukan terapi tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Ibnu Sina


Ibnu sina, dilahirkan di Afsara (Asia tengah) pada tahun 980 H/ 1593 M dan meninggal di Isfahan pada tahun 1037 H/1650 M. Bukunya yang sangat terkenal dibidang kedokteran adalah Al Qanun Fi Al Thib, dijadikan buku pedoman kedokteran, baik di Universitas-universitas Eropa maupun Negara Islam.

Abu Mawar Abdul Malik ibnu Abil ‘Ala Ibnu Zuhur


Dia lahir pada tahun 1091 M dan meninggal pada tahun 1162 M. Dia sebagai dokter spesialis penyakit dalam atau internis.

Demikian artikel Sehat menutut pandangan Islam yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan bisa kita ambil hikmahnya.

Via: wikipedia