Pada kesempatan kali ini admin akan mengulas artikel mengenai sehat menurut pandangan Islam. Kesehatan dalam ajaran Islam selalu menekankan agar
setiap orang memakan makanan yang baik dan halal sebagaimana Firman Allah yang
artinya : “wahai sekalian manusia, makanlah makanan yang halal lagi baik dari
apa yang terdapat di bumi. Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari apa
yang baik-baik yang Kami rezekikan kepadamu.”
Sehat menurut pandangan Islam
Pengertian Kesehatan
Sehat merupakan sebuah keadaan yang tidak hanya terbebas dari penyakit akan tetapi meliputi seluruh
aspek kebutuhan manusia yang meliputi aspek fisik, emosi, sosial, dan spiritual.
Sehat menurut pandangan World Health Organization
adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap
orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
Dalam pengertian yang paling luas, sehat merupakan
suatu keadaan yang dinamis di mana individu menyesuaikan diri dengan
perubahan-perubahan lingkungan internal (psikologis, intelektual, spiritual dan
penyakit) dan eksternal (lingkungan fisik, sosial, dan ekonomi) dalam
mempertahankan kesehatannya.
Dalam UU No.23,1992. Kesehatan adalah keadaan
sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara
sosial dan ekonomi. Dalam pengertian ini, maka kesehatan harus di lihat sebagai
satu kesatuan yang utuh terdiri dari unsur-unsur fisik, mental dan sosial dan
di dalamnya kesehatan jiwa merupakan bagian integral kesehatan.
Tokoh Muslim Dalam Ilmu Kesehatan
Beberapa tokoh muslim dalam ilmu kesehatan sebagai
berikut : Nata, Abudin. 2004. Perspektif Islam Tentang Pendidikan Kedokteran
Paradigma Sehat.
Hunain Ibnu Ishaq
Dia dilahirkan pada tahun 809 M dan meninggal pada
tahun 874 M. Dia ialah spesialis mata. Hasil karyanya ialah buku-buku yang
membicarakan berbagai penyakit. Dia banyak menerjemahkan buku-buku kedokteran
yang berbahasa Yunani ke dalam bahasa Arab.
Abu Bakar Muhammad ibnu Zakaria Ar Razi
Dia dilahirkan pada tahun 866 M dan meninggal pada
tahun 909 M. Buku karangannya tentang kedokteran dijadikan buku pegangan di
Fakultas Kedokteran. Bukunya di beri nama Al Hawi (menyeluruh). Ia yang
menemukan penyakit cacar, dan membaginya menjadi cacar air (variola) dan cacar
merah (rovgella), menemukan terapi tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Ibnu Sina
Ibnu sina, dilahirkan di Afsara (Asia tengah) pada
tahun 980 H/ 1593 M dan meninggal di Isfahan pada tahun 1037 H/1650 M. Bukunya
yang sangat terkenal dibidang kedokteran adalah Al Qanun Fi Al Thib, dijadikan
buku pedoman kedokteran, baik di Universitas-universitas Eropa maupun Negara
Islam.
Abu Mawar Abdul Malik ibnu Abil ‘Ala Ibnu Zuhur
Dia lahir pada tahun 1091 M dan meninggal pada tahun
1162 M. Dia sebagai dokter spesialis penyakit dalam atau internis.
Demikian artikel Sehat menutut pandangan Islam yang
dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan bisa kita ambil hikmahnya.
Via: wikipedia